Skip to main content

Kebiasaan Yang Merusak Mata

Tanpa kita sadari banyak kebiasaan yang kita anggap sepele namun berdampak buruk bagi kesehatan, salah satunya adalah kebiasaan yang merusak mata. Kebanyakan dari kita hanya akan sadar jika penglihatan sudah terasa tidak nyaman serta harus menggunakan alat bantu agar penglihatan kita kembali normal. Namun untuk menghindari kerusakan mata, jauhkanlah kebiasaan yang merusak mata seperti berikut ini.

Kebiasaan yang dapat merusak mata


1. Membaca sambil tiduran

Pada umumnya jarak ideal untuk membaca adalah sekitar 30 cm, nah pada saat membaca sambil tiduran jarak antara mata dengan bahan bacaan cenderung tidak stabil, terkadang terlalu dekat ataupun terlalu jauh. Sehingga tanpa Anda sadari lensa mata akan bekerja lebih keras untuk untuk memfokuskan pandangan mata. Itulah sebabnya mengapa membaca sambil tidur lebih cepat lelah dibanding membaca sambil duduk tenang.




Terlebih lagi pada saat membaca sambil tidur dan membelakangi cahaya, otomatis bahan bacaan akan cenderung lebih gelap dibanding sekitar. Kebiasaan ini tidak secara langsung merusak mata, namun jika dilakukan secara terus menerus pasti akan mempercepat kerusakan mata. Memang membaca sambil tidur lebih nyaman dibanding duduk, namun apakah harus mengorbankan kesehatan mata demi kenyamanan sesaat?

2. Membaca dengan cahaya yang kurang atau berlebih

Hal ini tidak jauh berbeda dengan membaca sambil tiduran. Kemampuan mata untuk menyesuaikan letak bayangan benda pada jarak yang berbeda tepat pada retina atau dapat disebut dengan daya akomodasi mata ada batasnya. Jika terus-terusan dilakukan akan mempercepat kelelahan organ mata yang berujung mempercepat kerusakan mata itu sendiri.

3. Rokok dan Alkohol

Kedua kebiasaan ini adalah "raja" kebiasaan yang merusak kesehatan secara keseluruhan termasuk mata. Merokok mengandung banyak zat kimia yang sangat berbahaya terhadap bagian retina mata, terutama makula.

Makula adalah bagian kecil dan sangat sensitif dari retina yang bertanggung jawab untuk penglihatan sentral yang tajam diperlukan untuk melakukan tugas-tugas sehari-hari seperti membaca, mengemudi dan membedakan warna atau detail.


Sementara alkohol akan mempercepat penurunan kerja visual, memperlambat reaksi pupil serta penurunan sensifitas kontras pada mata. Efek yang paling sering dihasilkan dari mengkonsumsi alkohol adalah mata merah.

4. Mengucek/menggosok mata

Ini adalah kebiasaan yang paling umum dilakukan, bahkan sering dilakukan tanpa disadari. Ternyata dengan mengucek mata dapat merusak atau menggores lapisan kornea mata. Mengucek atau menggosok mata dapat memicu timbulnya keratoconus, saat dimana kornea menjadi tipis dan runcing. Kornea mata terdiri dari banyak pembuluh darah, yang mana menggosok mata dapat merusak pembuluh darah tersebut dan mengganggu peredaran darah.



Untuk permasalahan ini disarankan menggunakan air bersih untuk membersihkan mata ataupun menggunakan obat tetes mata. Namun penggunaan obat tetes mata sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena jika terlalu sering juga akan merusak mata.

5. Cahaya laptop/ komputer/ gadget yang berlebihan

Bahkan jika pengaturan cahaya laptop/ komputer/ gagdet sudah terasa nyaman di mata, namun perangkat tersebut memiliki radiasi. Radiasi dari perangkat ini dapat mempercepat kelelahan mata yang jika secara terus menerus dilakukan dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah kesehatan mata

6. Sinar ultra violet (UV)

Selain merusak kulit, sinar UV juga berpotensi besar merusak mata. Selain merusak kornea mata, sinar UV matahari dapat menyebabkan melanoma (kanker kulit) dan karsinoma (kanker atau tumor yang berasal dari sel) pada kelopak mata, dan paparan sinar UV juga bisa meningkatkan risiko katarak dan degenerasi makula.


Untuk mengatasi masalah ini adalah menggunakan kacamata hitam yang berfungsi untuk mengurangi ataupun memantulkan sinar UV yang mengarah ke mata. Meskipun sedikit merepotkan, namun tidaklah salah untuk berjaga-jaga untuk kesehatan mata.

7. Terlalu sering menggunakan obat tetes mata

Cara paling umum yang biasa dilakukan untuk mengatasi mata merah atau iritasi adalah dengan munggunakan obat tetes mata. Dalam sekejap obat ini memang terlihat ampuh mengatasi iritasi mata. Namun jika sering digunakan dalam jangka waktu lama, akan dapat mengakibatkan penyakit glaukoma. Glaukoma adalah penyakit saraf optik yang menyebabkan kerusakan secara fungsional dan anatomi di mata.


Hal ini dikarenakan bebera Steroid memang ampuh dan cepat membuat mata nyaman namun penggunaannya tidak boleh berlama-lama karena efek samping jangka panjang dapat mengakibatkan katarak, glaukoma atau kebuataan. Jika mata tidak sembuh setelah menggunakan obat tetes, segera ke dokter.
pa obat tetes mata memiliki kandungan steroid (korticosteroid).

8. Penggunaan lensa kontak yang salah

Lensa kontak memang seperti kacamata yang berfungsi untuk membantu kinerja mata. Namun sekarang ini selain menjadi alat bantu penglihatan lensa kontak juga digunakan untuk menopang style Anda. Namun yang menjadi perhatian khusus adalah penggunaan lensa kontak yang salah dapat merusak mata seperti menggunakan lensa kontak saat mandi.



Menurut suatu penelitian, entah air dari keran, kolam renang, atau hujan berpotensi mengandung acanthamoeba, salah satu jenis genus protozoa yang bisa menginfeksi kornea mata. Jika amuba ini menempel pada kontak Anda, maka amuba tersebut bisa menggerogoti kornea Anda, dan parahnya bisa menyebabkan kebutaan. Jadi jika Anda menggunakan lensa mata saat mandi atau berenang, maka sebaiknya ganti lensa kontak Anda atau ganti dengan yang baru. Dan jangan pernah mencuci atau membilas lensa kontak Anda dengan air keran.

Selain itu penggunaan lensa kontak pada saat tidur dapat meningkatkan resiko infeksi 5 sampai 10 kali lebih besar dibanding jika digunakan pada saat terjaga/ tidak tidur. Hal ini disebabkana karena aliran udara yang menurun saat Anda tertidur karena mata terpejam akan mengurangi kemampuan mata untuk melawan infeksi dari kuman tersebut. Maka dari itu sebaiknya lepaskan lensa kontak Anda sebelum tidur.

9. Makanan tidak sehat

Semua solusi masalah kesehatan pasti berhubungan erat dengan makanan yang Anda makan. Jika ingin memiliki tubuh ataupun mata yang sehat, maka aturlah pola makan yang baik serta lakukan olahraga secara teratur. Khusus untuk mata, rajin-rajinlah mengkonsumsi makanan yang baik untuk kesehatan mata seperti wortel, tomat, bayam ataupun makanan lain yang tinggi kadar vitamin A.



Mata adalah salah satu pancra indra yang sangat penting dan sangat lemah, jadi jagalah mata Anda, jaga pola makan, serta istirahatlah yang cukup. Serta jauhkan diri Anda dari kebiasaan buruk yang merusak mata seperti yang dibahas di atas. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Comments

  1. wah saya sering didepan laptop lama gan karena aktifitas blogging
    apakah ada cara agar mata kita tetap seha ?

    oiya blognya bagus, kasih tips tentang mendaftar adsense dong, saya mengalami kesulitan, klo mau berbagi, ini email saya : ircradial@gmail.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. rajin2 konsumsi makanan yang menjaga kesehatan mata gan, ada artikelnya di blog ini. disarankan juga untuk mengistirahatkan mata dengan melihat sejenak tumbuhan hijau.

      kalau untuk GA, sy jg masi nubie nih gan, mungkin disearch aja dulu, banyak kok yang ngasi tips2 bagus seputar GA.

      Makasi atas kunjungannya gan

      Delete
  2. blog yg sangat bagus, ku baru sadar selama ini sering bahkan hampir tiap hari bekerja di depan laptop dengan kondisi lampu gelap gulita. :(

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan Anda, jangan lupa untuk membagikan artikel ini. Silakan berkomentar dan no spam!! Komentar yang berisi spam tidak akan diterbitkan.

Popular posts from this blog

Akibat Sering Menahan Buang Air Kecil & ISK (Infeksi Saluran Kemih)

Dampak akibat menahan buang air kecil sangat fatal bagi kesehatan, selain menyerang organ ginjal juga dapat merugikan kesehatan secara menyeluruh. Sehingga penting untuk tidak menyepelekan masalah ini. Berikut ulasannya.

Pengertian, Jenis, Dampak Negatif Sampah

Sampah merupakan masalah yang tak pernah terselesaikan hingga saat ini, meskipun beberapa negara maju telah menindak tegas orang-orang yang suka membuang sampah sembarangan, namun belum juga membuat para pembuang sampah sembarangan menjadi jera, apalagi dengan negara berkembang yang bahkan belum memiliki undang-undang yang jelas mengenai permasalah ini.

Gejala, Jenis, Faktor Penyebab, dan Penanganan Stroke

Penyakit ini merupakan salah satu "selebritis" dalam permasalahan kesehatan yang ada di Indonesia termasuk di dunia. Dalam "keahliannya" membunuh para penderitanya, stroke termasuk jajaran 10 besar penyakit paling mematikan di dunia.