Skip to main content

Aneka dan Manfaat Coklat

Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang satu ini, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa bahkan orang tua pun tergila-gila menikmatinya. Bahkan tak jarang coklat dijadikan buah tangan khusus buat orang-orang tercinta, relasi bisnis, bahkan termasuk dalam hadiah yang mewakili suatu negara.

Sebelum mengkonsumsi coklat, ada baiknya jika pembaca mengetahui jenis-jenis coklat itu sendiri. Hal ini dikarenakan beda jenis coklat memiliki kandungan yang berbeda juga.

Jenis-jenis coklat :

1. Couverture Chocolate.
Jenis couverture adalah cokelat asli yang biasanya mengandung lemak cokelat, chocolate mass dan rasanya cenderung pahit serta harganya lebih mahal. Couverture adalah jenis coklat yang disebut “real chocolate” oleh para penggemar cokelat sejati. Cokelat jenis ini selain cepat lumer di mulut, juga memiliki rasa “fruity” yang agak pahit. 

Secara garis besar kandungan di dalam cokelat couverture adalah cocoa mass dan cocoa butter dan gula (untuk tipe dark chocolate, sedangkan untuk milk dan white biasa menggunakan padatan susu didalamnya menggantikan cocoa powder) untuk pahit dan manisnya tergantung dari keseimbangan antar jumlah real chocolatenya dengan gula. Selain rasanya enak, baik untuk kesehatan tetapi punya kelemahan secara penyimpanan dan penanganan (khususnya buat praline dan agak sensitif terhadap panas). Cokelat couverture selain membutuhkan peralatan khusus, proses pengolahannya juga lebih sulit. pengolahan coklat ini adalah dengan cara di “temper” atau dilelehkan.

2. Compound Chocolate.
Compound Chocolate komposisinya hampir sama dengan couverture chocolate tetapi cocoa butter yang ada digantikan oleh lemak nabati lainnya yang murah seperti minyak kelapa atau soya. Cocoa butter juga sebenernya termasuk lemak nabati tetapi kenapa disebut butter mungkin karena memiliki sama warna kuning dan harganya mahal seperti butter. 

Secara rasa compound chocolate cenderung semi-sweet atau sweet karena banyak pemahaman kalo cokelat pahit itu bukanlah cokelat, namun secara penanganan lebih mudah. Compound chocolate lebih banyak digunakan untuk cokelat dekorasi dan terkadang juga untuk buat ganache, praline dan lain-lain. Karena pertimbangan harga yang jauh lebih murah dari couverture. 

Ada 3 jenis compound chocolate yaitu :
  • Dark chocolate compound.
    Yaitu cokelat batangan yang berwarna pekat, rasa cokelatnya lebih terasa dan tidak mengandung susu. Cokelat jenis ini baik digunakan untuk kue, cake, dan aneka makanan ringan lainnya.
  • Milk chocolate compound.
    Yaitu cokelat batangan yang berwarna cokelat yang merupakan campuran gula, kakao, cokelat cair, susu, dan vanila.
  • White chocolate compound.
    Yaitu cokelat batangan yang berwarna putih, mengandung cokelat batangan yang berwarna putih, mengandung cokelat dan caco butter.
3. Cokelat bubuk.
Cokelat bubuk adalah cokelat yang mempunyai aroma yang kuat, tidak tengik, tidak bulukan, dan tidak berjamur. Ada beberapa jenis coklat bubuk yaitu coklat bubuk yang berwarna pekat dan beraroma pahit yang sangat berguna karena mempunyait sifat mengeringkan adonan kue. Jenis lainnya yaitu coklat bubuk yang mempunyai kepekatan sedang, atau coklat bubuk yang sedang yang mudah ditemukan di swalayan atau pasar. Coklat bubuk atau cocoa powder terbuat dari bungkil/ampas biji coklat yang telah dipisahkan lemak coklatnya. Bungkil ini dikeringkan dan digiling halus sehingga terbentuk tepung coklat.

Proses pembuatan coklat bubuk ada 2 cara:
1. Melalui proses natural.
Cocoa natural sedikit asam. Kebanyakan coklat bubuk yang dijual dipasaran adalah jenis cocoa natural. Coklat bubuk natural dibuat dari bubur coklat atau balok coklat pahit, dengan menghilangkan sebagian besar lemaknya hingga tinggal 18-23%. Coklat jenis ini berbentuk tepung, mengandung sedikit lemak, dan rasanya pahit. Banyak sekali yang menggunakan coklat bubuk jenis ini sebagai bahan campuran untuk membuat kue.

2. Melalui proses dutch.
Cocoa dutch digunakan sebagai bahan untuk membuat coklat panas karena aromanya lebih lembut.

Berikut perbandingan jenis-jenis coklat : 
  1. Dark Chocolate.
    Memiliki kandungan biji coklat (kakao) yang paling tinggi yaitu paling sedikit 70% mengandung kakao. Dark chocolate memiliki kandungan kakao atau biji cokelat terbanyak, tanpa banyak gula dan tanpa lemak jenuh atau minyak sayur terhidrogenasi (HVO).
  2. White Chocolate
    Hanya memiliki 33% kandungan coklat atau kakao, sisanya adalah gula, susu dan vanila. Kandungan gula inilah yang dapat memberikan efek negatif, seperti kerusakan gigi dan penyakit diabetes.
  3. Milk chocolate.
    Atau coklat susu merupakan campuran kakao dengan susu dan ditambah gula. Coklat jenis ini juga sangat digemari karena rasanya yang nikmat.
Selain kenikmatan yang diberikan, ternyata coklat juga memiliki dampak positif untuk kesehatan yang mengkonsumsinya. Adapun manfaat coklat bagi kesehatan antara lain adalah sebagai berikut :


1. Tinggi antioksidan. 
coklat mengandung flavanol, sejenis flavanoid hanya ditemukan di coklat. Flavanoids adalah senyawa yang terjadi secara alamiah dalam makanan nabati dan bertindak sebagai antioksidan dan membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh.

2. Menurunkan tekanan darah dan kolestrol.
Dark chocolate telah ditunjukkan dalam studi untuk menurunkan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah tinggi. Dan makan coklat hitam secara teratur telah terbukti menurunkan kolesterol LDL sebanyak 10 persen.

3. Alam anti-depresi.
Coklat mengandung serotonin, alami anti-depresan. Cokelat juga merangsang produksi endorfin, yang menciptakan perasaan kebahagiaan dan kesenangan. Bahkan, satu studi menemukan bahwa pencairan cokelat di mulut menghasilkan perasaan senang lebih lama dari berciuman penuh gairah. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa banyak orang alami meraih cokelat ketika mereka sedang tertekan.

4. Kanker fighter.
Beberapa studi telah menemukan cokelat untuk menjadi salah satu makanan pelawan kanker terbaik bersama dengan makanan seperti anggur merah, blueberry, bawang putih, dan teh. Dua cara yang coklat bekerja sebagai pelawan kanker adalah dengan pembelahan sel menghambat dan mengurangi peradangan, meskipun penelitian sedang berlangsung dan mungkin akan menemukan cara-cara tambahan di mana coklat melawan kanker.

5. Mencegah kerusakan gigi.
Penelitian telah menemukan bahwa theobromine dalam cokelat mencegah kerusakan gigi dengan menghilangkan streptokokus mutans, bakteri yang ditemukan dalam rongga mulut yang memberikan kontribusi terhadap kerusakan gigi.

6. Arteri cleanup.
Penelitian telah menunjukkan bahwa antioksidan dalam coklat bekerja seperti sapu di menyapu plak keluar dari dinding arteri.

7. Coklat membuat anda berumur panjang dan terhindar dari penyakit.
Satu penelitian di Belanda diikuti 200 pria di atas 20 tahun dan menemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi sejumlah besar cokelat, dan hidup mereka lebih lama dan memiliki tingkat penyakit yang lebih rendah secara keseluruhan daripada pria yang makan coklat sedikit atau tidak ada. Hal ini dikarenakan tinggi Magnesium dala, coklat lebih tinggi daripada tanaman lainnya. Magnesium merupakan mineral penting yang membantu dalam regulasi pencernaan, saraf, dan sistem kardiovaskular. Karena banyak orang yang kekurangan magnesium, menambahkan magnesium kaya coklat gelap untuk diet dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

8. Mencegah penuaan dini.
Katekin adalah antioksidan kuat yang terkandung dalam coklat. Salah satu fungsi antioksidan adalah mencegah penuaan dini yang bisa terjadi karena polusi ataupun radiasi. Katekin juga dijumpai pada teh meski jumlahnya tidak setinggi pada coklat. Orang tua jaman dahulu sering mempraktekkan cuci muka dengan air teh karena dapat membuat kulit muka bercahaya dan awet muda. Seandainya mereka tahu bahwa coklat mengandung katekin lebih tinggi daripada teh, mungkin mereka akan menganjurkan mandi lulur dengan coklat. 

9. Membantu pencernaan.
Berdasarkan penelitian, cokelat ternyata mengandung kakao alami dan flavanol. Selama memproses biji cokelat, jumlah kalorinya berkurang dan selama proses pencernaan didalam perut cokelat akan menyerap lemak dan karbohidrat dari makanan lain. Karenanya cokelat cocok untuk Anda yang sedang diet. 

10. Menjaga kesehatan jantung.
Wanita yang memakan 30-60 gram cokelat dalam seminggu beresiko lebih rendah terkena gagal jantunghingga 32 persen. Hal itu terungkap di sebuah penelitian dari Harvard pada tahun 2010 yang dilaporkan Joyce Hendley kepada EatingWell Magazine. Itu artinya cokelat juga baik untuk kesehatan jantung.

11. Membantu penglihatan.
Selain wortel, ternyata cokelat juga bisa membantu meningkatkan penglihatan jadi lebih baik. Anti oksidan yang terkandung pada cokelat hitam (dark chocolate) bisa membantu penglihatan lebih baik, terutama dalam membedakan warna dan mendeteksi gambar yang bergerak. 

12. Menghilangkan stress.
Coklat juga dianggap sebagai salah satu makanan yang dapat mengusir stres. Menurut penelitian dari Universitas California, Sandiego, orang yang stres, mulai dari tingkat stres ringan hingga tingkat depresi, mereka mengaku makan cokelat saat suasana hati mereka galau atau bad mood.

13. Menjaga kesehatan otak.
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa coklat hitam baik untuk kesehatan otak. Para peneliti di Johns Hopkins University menemukan bahwa coklat mampu melindungi sel saraf otak dari kerusakan yang lebih lanjut pada saat terjadi serangan stroke. Dark Chocolate juga telah diketahui mampu untuk meningkatkan memori otak manusia. Para peneliti di Institut Salk California menemukan bahwa suatu bahan kimia dalam coklat yang disebut epikatekin mampu meningkatkan memori tikus.

14. Coklat mengandung magnesium dan zat besi dalam jumlah tinggi.
Magnesium maupun zat besi sama-sama merupakan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Fungsinya sangat banyak, seperti membantu dalam proses metabolisme, pencernaan, menjaga kestabilan emosi, daya ingat dan konsentrasi, serta produksi energi.

15. Coklat merupakan stimulan seksual yang ringan.
Walaupun theobromine dan kandungan kimiawi lainnya di dalam coklat terbukti "hanya" menjadi stimulan yang ringan, banyak orang menyukai coklat sebagai zat perangsang gairah seks favorit. Tentu saja hal ini disebabkan oleh sensasi sensual dan kelezatan coklat yang tidak perlu dipertanyakan.


Asumsi yang salah terhadap coklat.

Selama ini ada pandangan bahwa permen coklat menyebabkan caries pada gigi dan mungkin juga bertanggung jawab terhadap munculnya masalah kegemukan. Tak dapat disangkal lagi bahwa kegemukan adalah salah satu faktor risiko berbagai penyakit degeneratif. Tetapi studi di Universitas Harvard ini menunjukkan bahwa jika Anda mengimbangi konsumsi permen coklat dengan aktivitas fisik yang cukup dan makan dengan menu seimbang, maka dampak negatip permen coklat tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

Biji coklat mengandung lemak 31%, karbohidrat 14% dan protein 9%. Protein coklat kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Meski coklat mengandung lemak tinggi namun relatif tidak mudah tengik karena coklat juga mengandung polifenol (6%) yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah ketengikan. 

Di Amerika Serikat konsumsi coklat hanya memberikan kontribusi 1% terhadap intake lemak total sebagaimana dinyatakan oleh National Food Consumption Survey (1987-1998). Jumlah ini relatif sedikit khususnya bila dibandingkan dengan kontribusi daging (30%), serealia (22%), dan susu (20%). Lemak pada coklat, sering disebut cocoa butter, sebagian besar tersusun dari lemak jenuh (60%) khususnya stearat. Tetapi lemak coklat adalah lemak nabati yang sama sekali tidak mengandung kolesterol. Untuk tetap menekan lemak jenuh agar tidak terlalu tinggi, ada baiknya membatasi memakan cokelat hanya satu batang saja per hari dan mebatasi mengkonsumsi suplement atau makanan lainnya yang mengandung catechin seperti Apple dan teh.

Kandungan kafein dalam coklat sama sekali jauh dibandingkan dengan kopi. Butuh lebih dari selusin coklat batangan untuk mengonsumsi jumlah kafein yang setara dengan segelas kopi.

Coklat menyebabkan jerawat? Itu mitos ! Coklat terbukti tidak membantu pertumbuhan jerawat, kecuali susu yang terkandung di dalamnya. Konsumsi dark chocolate jika menginginkan coklat yang tidak mengadung susu.
---------------


Sumber : http://pebriprawitosk.blogspot.com/2012/05/manfaat-coklat-untuk-kesehatan.html
Sumber : http://forum.kompas.com/kesehatan/67411-manfaat-cokelat-buat-kesehatan.html
Sumber : http://www.catatanistri.com/resep-makanan/mari-mengenal-jeni-jenis-cokelat.html

Comments

  1. posting yang bagus, dapat menambah wawasan saya. kalo ada waktu mampir yuk ke blog saya
    http://hoshikanoshi.blog.stisitelkom.ac.id/
    ditunggu ya ^^

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan Anda, jangan lupa untuk membagikan artikel ini. Silakan berkomentar dan no spam!! Komentar yang berisi spam tidak akan diterbitkan.

Popular posts from this blog

Akibat Sering Menahan Buang Air Kecil & ISK (Infeksi Saluran Kemih)

Dampak akibat menahan buang air kecil sangat fatal bagi kesehatan, selain menyerang organ ginjal juga dapat merugikan kesehatan secara menyeluruh. Sehingga penting untuk tidak menyepelekan masalah ini. Berikut ulasannya.

Pengertian, Jenis, Dampak Negatif Sampah

Sampah merupakan masalah yang tak pernah terselesaikan hingga saat ini, meskipun beberapa negara maju telah menindak tegas orang-orang yang suka membuang sampah sembarangan, namun belum juga membuat para pembuang sampah sembarangan menjadi jera, apalagi dengan negara berkembang yang bahkan belum memiliki undang-undang yang jelas mengenai permasalah ini.

Ulasan Tentang Hepatitis A, B, C, D, E, F, G

Sebelum mengetahui jenis hepatitis, ada baiknya agar kita ketahui dulu apa pengertian hepatitis.